angka kredit PNS

Angka Kredit PNS: Koefisien Jenjang dan Konversi Predikat

Angka kredit PNS dihitung dari predikat kali koefisien jenjang jabatan fungsional. Lihat rumus tahunan, contoh 18,75, serta tambahan ijazah itu.

Angka kredit PNS

Angka kredit PNS pada jabatan fungsional sekarang lahir dari predikat kinerja, bukan dari tumpukan bukti kegiatan model lama. Peraturan Menteri PANRB Nomor 1 Tahun 2023 mengalihkan hitungan itu ke koefisien jenjang dikali persentase predikat.

Arti lima sebutan predikat ada pada kuadran hasil dan perilaku. Artikel ini hanya mengubah sebutan itu menjadi angka kredit. Pelaksana yang tidak menduduki jabatan fungsional tidak memakai tabel ini.

Angka kredit PNS
Atasan langsung yang menilai, lalu mengonversi predikat menjadi angka kredit.

Siapa yang menghitung angka kredit PNS

Buku panduan teknis Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2023 menunjuk pejabat penilai kinerja, yaitu atasan langsung, sebagai pihak yang menilai sekaligus menetapkan angka kredit hasil konversi. Pegawai tidak mengisi daftar usulan penilaian angka kredit sendiri lalu menunggu tim menghitung butir kegiatan satu per satu.

Penilaian tetap melihat sasaran kinerja dan perilaku. Hasilnya predikat. Predikat itulah yang menjadi nilai kuantitatif. Jalur jabatan yang membedakan pelaksana dan fungsional ada pada jalur struktural dan fungsional.

Koefisien angka kredit PNS

Lampiran PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 memberi koefisien angka kredit tahunan menurut jenjang. Pada keahlian, ahli pertama 12,5, ahli muda 25, ahli madya 37,5, dan ahli utama 50. Pada keterampilan, pemula 3,75, terampil 5, mahir 12,5, dan penyelia 25.

Angka kumulatif untuk naik pangkat tidak sama dengan koefisien satu tahun. Buku panduan BKN memberi contoh ahli pertama golongan III/a yang masih butuh angka 50 untuk sampai ke III/b. Baris lampiran lain menuliskan target kumulatif yang berbeda, termasuk target naik jenjang yang lebih besar daripada target naik pangkat. Nama pangkat yang menempel pada golongan ada pada 17 jenjang golongan.

Catatan lampiran menyebut angka pemula dapat bersifat proporsional menurut pangkat awal saat pegawai mulai menduduki jabatan. Jangan mengunci 3,75 bila keputusan pengangkatan memakai pangkat awal yang berbeda.

Konversi predikat setahun

Rumus tahunan pada buku panduan BKN ialah persentase predikat dikali koefisien angka kredit tahunan. Sangat baik 150 persen, baik 100 persen, butuh perbaikan 75 persen, kurang 50 persen, dan sangat kurang 25 persen. Predikat yang dikonversi pada hitungan tahunan adalah predikat final akhir tahun.

Contoh resmi untuk ahli pertama yang sangat baik: 150 persen kali 12,5 sama dengan 18,75. Bila predikatnya baik, hasilnya tetap 12,5. Simulasi lampiran untuk ahli pertama berderet 18,75, lalu 12,5, 9,38, 6,25, dan 3,13. Ahli muda berderet 37,50, 25, 18,75, 12,50, dan 6,25. Jangan meminjam koefisien ahli muda untuk pegawai yang jabatannya masih ahli pertama.

Hitung angka kredit PNS
Hitungan periodik hanya dipakai bila tahun berjalan memang butuh kenaikan.

Kapan hitungan menjadi periodik

Buku panduan membolehkan konversi periodik bila dalam tahun berjalan ada kebutuhan naik pangkat atau naik jenjang. Predikat yang diambil adalah predikat pada bulan saat kebutuhan angka kredit terpenuhi, bukan rata-rata semua bulan.

Contoh di buku itu: ahli pertama golongan III/a yang angkanya masih 46,875, sementara kebutuhan ke III/b adalah 50, lalu mendapat predikat baik untuk Januari sampai Maret. Masukan resminya 100 persen, koefisien 12,5, tiga bulan, dan dua belas bulan dalam setahun. Hasil kali dari masukan itu ialah 3 dibagi 12 kali 12,5, sama dengan 3,125. Contoh itu ilustrasi buku, bukan janji bahwa setiap triwulan otomatis dinilai.

Tambahan karena ijazah

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 memberi tambahan 25 persen dari angka kredit kumulatif kenaikan pangkat bila pejabat fungsional memperoleh ijazah pendidikan formal yang lebih tinggi. Tambahan itu hanya untuk predikat paling rendah baik, dan hanya satu kali penilaian. Buku panduan BKN menambahkan bahwa pejabat penilai menilainya setelah pencantuman gelar oleh BKN. Ijazah yang belum dicantumkan tidak menciptakan kredit di rumah. Kenaikan pangkat tetap mengikuti syarat lain pada syarat naik pangkat, bukan hanya sisa kredit.

Angka 18,75 itu kredit satu tahun, bukan saldo kumulatif. Pada contoh buku panduan, kebutuhan ke golongan III/b bagi ahli pertama adalah 50. Pegawai yang baru mendapat satu tahun sangat baik masih jauh dari angka itu. Predikat butuh perbaikan tetap menghasilkan 75 persen koefisien, bukan nol. Predikat kurang tetap 50 persen. Hanya sangat kurang yang turun ke 25 persen, jadi satu tahun yang tidak sempurna tidak menghapus seluruh kredit tahun itu. Yang mengubah hasil secara besar adalah jenjang, karena koefisien ahli muda sudah dua kali ahli pertama.

Pegawai yang pindah dari jabatan pelaksana ke fungsional mulai menghitung sejak menduduki jabatan fungsional, bukan sejak CPNS bila masa pelaksana tidak dinilai sebagai jabatan fungsional. Masa CPNS dapat masuk secara proporsional hanya dalam contoh pengangkatan pertama yang dijelaskan buku panduan. Baca keputusan pengangkatan sebelum menjumlahkan tahun lama.

Beda angka kredit PNS dengan daftar lama

Buku panduan menyebut penilaian bergeser dari daftar usulan yang administratif ke predikat kinerja. Menyimpan sertifikat kegiatan tetap berguna sebagai bukti hasil kerja, tetapi sertifikat itu tidak lagi dijumlahkan sendiri menjadi angka kredit. Yang dikunci adalah predikat, lalu koefisien jenjang.

Tanyakan angka kredit PNS ke atasan penilai bila konversi di aplikasi belum muncul. Sertifikat pelatihan tetap disimpan sebagai bukti hasil kerja, tetapi tidak dijumlahkan sendiri di luar predikat dan tambahan ijazah. Rumus dan contoh ahli pertama ada pada buku panduan teknis Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2023.