Gaji PPPK 2026: Tabel Golongan dan Bedanya dengan Gaji PNS
Gaji PPPK 2026 masih memakai lampiran Perpres Nomor 11 Tahun 2024. Lihat rentang per golongan dan bedanya dengan gaji pokok PNS sebelum memilih formasi.
Gaji PPPK 2026 masih mengacu pada lampiran Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024 tentang perubahan gaji dan tunjangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Peraturan itu berlaku sejak 1 Januari 2024, dan sampai pembaruan artikel ini belum diganti tabel baru. Angka yang diterima tiap orang tetap bergantung pada golongan serta masa kerja golongan, belum termasuk tunjangan.
Di bawah ini Anda bisa melihat rentang gaji pokok per golongan, cara membacanya, dan bedanya dengan gaji PNS. Gunakan sebagai peta sebelum membandingkan formasi, lalu pegang SK pengangkatan sebagai angka pasti.

Dasar Hukum yang Masih Berlaku
Perpres Nomor 11 Tahun 2024 mengubah lampiran gaji pada Perpres Nomor 98 Tahun 2020. Ringkasan resmi perubahannya dapat dibaca di JDIH Kementerian Koordinator Infrastruktur. Yang diatur adalah besaran gaji pokok dan tunjangan, bukan janji penghasilan yang sama untuk semua jabatan.
PPPK adalah ASN dengan perjanjian kerja, bukan calon PNS. Status, masa perjanjian, dan arah karier dijelaskan di beda CPNS dan PPPK serta apa itu ASN, PNS, dan PPPK. Artikel ini hanya fokus pada gaji pokok.
Golongan PPPK pada SK tidak bisa ditebak dari ijazah semata. Jabatan yang dilamar dan ketentuan pengadaan ikut menentukan. Dua lulusan dengan gelar yang sama bisa duduk di golongan berbeda bila formasinya berbeda.
Rentang Gaji Pokok PPPK per Golongan
Tabel berikut adalah rentang gaji pokok, dari batas bawah sampai batas atas masa kerja, menurut rangkuman lampiran Perpres Nomor 11 Tahun 2024. Batas bawah golongan yang dicantumkan JDIH untuk masa kerja awal selaras dengan angka ini. Jika ada selisih kecil di media lain, kembalikan ke lampiran dan slip Anda.
- Golongan I: Rp1.938.500 – Rp2.900.900
- Golongan II: Rp2.116.900 – Rp3.071.200
- Golongan III: Rp2.206.500 – Rp3.201.200
- Golongan IV: Rp2.299.800 – Rp3.336.600
- Golongan V: Rp2.511.500 – Rp4.189.900
- Golongan VI: Rp2.742.800 – Rp4.367.100
- Golongan VII: Rp2.858.800 – Rp4.551.800
- Golongan VIII: Rp2.979.700 – Rp4.744.400
- Golongan IX: Rp3.203.600 – Rp5.261.500
- Golongan X: Rp3.339.100 – Rp5.484.000
- Golongan XI: Rp3.480.300 – Rp5.716.000
- Golongan XII: Rp3.627.500 – Rp5.957.800
- Golongan XIII: Rp3.781.000 – Rp6.209.800
- Golongan XIV: Rp3.940.900 – Rp6.472.500
- Golongan XV: Rp4.107.600 – Rp6.746.200
- Golongan XVI: Rp4.281.400 – Rp7.031.600
- Golongan XVII: Rp4.462.500 – Rp7.329.000
Sebagian golongan di tabel resmi tidak dimulai dari masa kerja nol tahun. Karena itu, batas bawah pada golongan tertentu adalah angka masa kerja awal yang memang tersedia, bukan tebakan. Naik di dalam golongan yang sama mengikuti ketentuan kenaikan gaji berkala PPPK, antara lain Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 7 Tahun 2023, bukan aturan pangkat PNS.

Cara Membaca Angka pada SK
Buka perjanjian kerja atau SK pengangkatan. Catat golongan dan masa kerja yang diakui. Gaji pokok yang sah adalah sel di persimpangan itu, bukan batas atas golongan. Orang yang baru diangkat hampir selalu berada di dekat batas bawah, lalu bergeser bila masa kerja dan penilaian memenuhi syarat.
Cocokkan juga nama jabatan. Tunjangan yang menempel pada jabatan bisa lebih besar daripada selisih gaji pokok antargolongan. Membandingkan hanya gaji pokok sering menghasilkan kesimpulan yang terbalik.
Simpan salinan SK di awal masa perjanjian. Saat perpanjangan, cek apakah golongan dan masa kerja dibawa terus atau ada penyesuaian. Jangan menganggap perpanjangan otomatis menaikkan golongan.
Bedanya dengan Gaji PNS
PNS memakai ruang seperti III/a atau IV/b pada PP Nomor 5 Tahun 2024. PPPK memakai golongan I sampai XVII pada Perpres Nomor 11 Tahun 2024. Keduanya punya masa kerja yang menggeser gaji pokok, tetapi tabelnya tidak bisa ditimpa satu lawan satu. Ringkasan gaji pokok PNS ada di gaji PNS 2026.
Penghasilan bersih keduanya sama-sama tidak selesai di gaji pokok. Tunjangan keluarga, jabatan, dan kinerja bergantung pada instansi. Uraian komponen itu ada di gaji dan tunjangan PNS. Untuk PPPK, baca juga klausul perjanjian: ada hak yang mengikuti masa kontrak, bukan pola pensiun PNS.
Calon pelamar yang hanya melihat satu angka di media sosial mudah kecewa setelah penempatan. Baca detail formasi, lokasi, dan rentang penghasilan yang ditulis instansi. Cara memeriksa kuota dibahas di formasi CPNS 2026, lalu sesuaikan dengan jenis pengadaan yang benar-benar Anda lamar.
Sebelum Mengunci Pilihan Formasi
- Lihat golongan yang tertulis pada formasi, bukan tebakan dari ijazah.
- Pisahkan gaji pokok dari tunjangan yang dijanjikan instansi.
- Tanyakan masa perjanjian dan syarat perpanjangan.
- Bandingkan dengan tabel PNS hanya bila Anda juga mempertimbangkan jalur CPNS.
- Simpan tautan pengumuman resmi sebagai bukti angka yang Anda baca.
Langkah ini membuat perbandingan lebih tenang. Gaji pokok yang lebih tinggi pada kertas tidak selalu menang bila penempatan, tunjangan, dan kepastian perpanjangan lebih lemah.
FAQ Gaji PPPK 2026
Apakah gaji PPPK naik lagi pada 2026?
Tabel yang berlaku masih lampiran Perpres Nomor 11 Tahun 2024. Kenaikan pribadi bisa terjadi lewat masa kerja, bukan lewat tabel nasional yang baru.
Apakah gaji PPPK sama dengan PNS?
Tidak otomatis sama. Tabel, golongan, dan komponen tunjangan diatur terpisah. Bandingkan jabatan yang setara, bukan sekadar gelar.
Apakah angka di atas sudah termasuk tunjangan?
Belum. Itu rentang gaji pokok. Tunjangan mengikuti jabatan dan instansi.
Golongan saya ditentukan oleh apa?
Oleh jabatan dan ketentuan pengangkatan pada SK, bukan oleh ijazah semata.
Di mana sumber resminya?
Lampiran Perpres Nomor 11 Tahun 2024 dan dokumen pengangkatan yang diterbitkan instansi.
Kesimpulan
Gaji PPPK 2026 dibaca dari golongan dan masa kerja pada lampiran Perpres Nomor 11 Tahun 2024, lalu dilengkapi tunjangan yang tertulis di perjanjian. Jangan menempelkan tabel itu ke ruang golongan PNS. Sebelum memilih formasi, cocokkan jabatan, masa perjanjian, dan penghasilan yang benar-benar diumumkan instansi.
