PPh 21 PNS: Tarif TER Bulanan dan Hitung Desember
PPh 21 PNS pada Januari sampai November memakai tarif efektif kali bruto. Desember dihitung ulang setahun. Simak kategori TER dan bedanya dengan gaji pokok.
PPh 21 PNS dipotong bendahara dari penghasilan bulan berjalan, dan dasar hitungnya lebih lebar daripada gaji pokok. Januari sampai November memakai tarif efektif bulanan. Bulan terakhir menerima penghasilan dihitung ulang untuk satu tahun.
Potongan ini berdiri di luar iuran pensiun dan di luar iuran jaminan kesehatan. Keduanya mengurangi rekening, tetapi rumus pajaknya tidak sama.

Siapa yang memotong PPh 21 PNS
Direktorat Jenderal Pajak menempatkan pejabat negara, PNS, anggota TNI, anggota Polri, dan pensiunannya pada skema pegawai tetap. Pemotongnya instansi yang membayarkan penghasilan. Pegawai tidak menyetor sendiri setiap bulan ke kas negara.
Dasarnya Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168 Tahun 2023. Keduanya berlaku sejak penghasilan tahun 2024 dan masih menjadi cara hitung pada 2026. Tarif harian 0 persen dan 0,5 persen untuk pegawai tidak tetap yang dibayar harian. PNS yang gajinya bulanan tidak memakai tarif harian itu.
Kategori TER pada awal tahun
Tarif efektif bulanan terbagi tiga kategori menurut status Penghasilan Tidak Kena Pajak pada awal tahun pajak. Kategori A untuk tidak kawin tanpa tanggungan, tidak kawin dengan satu tanggungan, dan kawin tanpa tanggungan. Kategori B untuk tidak kawin dengan dua atau tiga tanggungan, serta kawin dengan satu atau dua tanggungan. Kategori C untuk kawin dengan tiga tanggungan.
Slide resmi DJP yang merujuk PMK tersebut menulis PTKP tidak kawin tanpa tanggungan Rp54 juta. Tidak kawin dengan satu tanggungan dan kawin tanpa tanggungan sama-sama Rp58,5 juta. Tidak kawin dengan dua tanggungan dan kawin dengan satu tanggungan Rp63 juta. Tidak kawin dengan tiga tanggungan dan kawin dengan dua tanggungan Rp67,5 juta. Kawin dengan tiga tanggungan Rp72 juta. Tanggungan pajak paling banyak tiga orang.
Status yang berubah di tengah tahun, misalnya menikah pada Juni, tidak serta-merta memindahkan kategori pada tahun yang sama. Kategori mengikuti status awal tahun. Daftar anak pada pajak juga tidak sama dengan tunjangan pasangan dan anak, yang berhenti pada dua anak.
Tarif bulanan PPh 21 PNS
Pada setiap masa pajak selain masa pajak terakhir, pajak terutang sama dengan tarif efektif bulanan dikali penghasilan bruto bulan itu. Iuran pensiun tidak dikurangi lebih dulu. Karena itu, persen pada slip bisa lebih tinggi daripada hitungan yang hanya memakai gaji pokok.
Lampiran kategori A, sebagai contoh, memberi tarif 0 persen sampai penghasilan bruto Rp5.400.000. Lapisan Rp7.500.001 sampai Rp8.550.000 bertarif 1,50 persen. Lapisan Rp8.550.001 sampai Rp9.650.000 bertarif 1,75 persen. Lapisan Rp9.650.001 sampai Rp10.050.000 bertarif 2 persen. Kategori B dan C punya batas lapisan sendiri. Jangan meminjam persen kategori A untuk pegawai yang statusnya K/2 atau K/3.
Ilustrasi, bukan slip sungguhan: pegawai kawin tanpa tanggungan, jadi kategori A, dengan bruto Rp8.000.000. Angka itu masuk lapisan 1,50 persen, sehingga potongan bulan itu Rp120.000. Bila tunjangan kinerja mengangkat bruto menjadi Rp8.600.000, lapisan bergeser ke 1,75 persen dan potongan menjadi Rp150.500. Satu komponen naik bisa mengganti persen, bukan hanya menambah rupiah.

Bulan terakhir dihitung ulang
Masa pajak terakhir untuk pegawai yang bekerja setahun penuh adalah Desember. Bila pegawai berhenti di tengah tahun, bulan terakhir ia menerima penghasilan menjadi masa pajak terakhir. Pada bulan itu bendahara menghitung pajak setahun dengan tarif Pasal 17 undang-undang pajak penghasilan, lalu mengurangi pajak yang sudah dipotong pada bulan-bulan sebelumnya.
Tarif Pasal 17 itu berlapis menurut penghasilan kena pajak setahun, bukan menurut golongan. Lapisan pertama 5 persen, lalu 15 persen, 25 persen, 30 persen, dan 35 persen pada lapisan tertinggi. Persen TER yang dipakai Januari sampai November tidak disalin mentah ke Desember. Desember memakai sisa pajak setahun setelah pajak bulan-bulan sebelumnya dikurangi.
Hitungan setahun baru memperhitungkan pengurang seperti biaya jabatan, iuran pensiun yang dibayar pegawai, dan zakat yang disetor lewat bendahara kepada badan amil yang sah. Karena ada hitung ulang, potongan Desember sering lebih besar atau lebih kecil daripada potongan November. Jangan menyimpulkan bendahara salah hanya karena angkanya melonjak.
Penghasilan yang masuk bruto
Bruto bulan itu adalah seluruh penghasilan yang instansi bayarkan pada bulan tersebut. Gaji pokok masuk. Tunjangan yang cair pada bulan yang sama ikut masuk. Tunjangan hari raya atau gaji ketiga belas, pada bulan pencairannya, memperbesar bruto dan dapat mendorong pegawai ke lapisan persen yang lebih tinggi hanya untuk bulan itu.
Cocokkan angka dengan bukti potong, bukan dengan baris gaji pokok pada tabel gaji pokok. Uang yang tidak dibayar bulan itu tidak ikut lapisan bulan itu. Uang harian perjalanan yang bendahara bayar sebagai penggantian biaya tugas tidak otomatis menjadi gaji, kecuali bukti potong memang memasukkannya. Bila ragu, bandingkan bruto pada bukti potong dengan jumlah yang masuk rekening, lalu tanyakan selisihnya sebelum mengubah status keluarga di sistem.
Beda PPh 21 PNS dengan iuran lain
Iuran pensiun memakai persentase tetap dari gaji pokok ditambah tunjangan keluarga. Iuran kesehatan memakai persentase lain dan batas upah sendiri. Pajak penghasilan memakai lapisan bruto dan status keluarga pada awal tahun. Mencampur ketiga persen itu menghasilkan angka yang tidak akan cocok dengan slip.
Simpan bukti potong bila Anda menanyakan PPh 21 PNS ke bendahara. Penjelasan instansi pemerintah ada pada artikel Direktorat Jenderal Pajak. Lapisan lengkap kategori A, B, dan C ada pada lampiran PP 58 Tahun 2023.
